“ Love “
Love is a give ...
Yup that’s definetely right ...
Cinta adalah rahmat dari nya ...
Karena dengan cintalah ...
Seorang ibu merelakan jiwa nya demi untuk kelahiran buah hati nya ...
Karena dengan cintalah ...
Seorang ayah merelakan diri nya berusaha sekuat tenaga demi mencari nafkah untuk anggota keluarga nya ...
Karena dengan cintalah ...
Shalahuddin Al Ayyubi tidak dapat tertawa sebelum masjid al-aqsho dapat di bebaskan untuk menebus cinta nya kepada Rabbul Izzati ...
Karena dengan cintalah ...
Para mujahid dan mujahidah rela mengorbankan harta ,
Jiwa dan raga nya untuk mendapat cinta dari yang maha mempunyai cinta ...
Allah ...
Ya ...
Dialah allah sang Ar-Rahman ...
Dengan cinta nya ...
Bumi ... Langit ... Planet melaju dalam alur yang harmonis ...
Dengan cinta nya ...
Angin masih menyapa tetumbuhan dan rerumputan ...
Dengan cinta nya ...
Cahaya mentari masih menerpa hangat tubuh kita ...
Kepada allah lah muara cinta yang hakiki ...
Penulis ,
Salamatul Mahbubah
Buat para santri, Alumni dan para Ikhwan Darul Hikmah MQ.
Tampilkan postingan dengan label Puisi Islami. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi Islami. Tampilkan semua postingan
Jumat, 24 Februari 2012
Cintailah Allah
“ Cintailah Allah
Dengan Sepenuh Hati “
Jangan memuji kecantikan pelangi ...
Tapi pujilah keagungan ilahi
Yang telah menciptakan langit dan bumi
Jangan percaya dengan kata-kata pujangga ...
Tapi percayalah dengan kalam allah yang nyata
Jangan pernah merasa senang ...
Dengan selalu mengingat kekasih dunia mu
Tapi ingatlah dan sebutlah nama allah
Hingga hati mu terasa tenang
Jangan pernah sedih jika cinta mu di dustakan ...
Tetapi segeralah engkau bersedih
Jika pernah mendustakan allah
Jangan pula engkau minta cinta kepada penyair ...
Tapi mintalah cinta kepada allah
Yang memiliki cinta sejati
Cintailah allah dengan sepenuh hati ...
Agar engkau juga bisa mendapatkan cinta nya
Ya Allah yang maha penyayang
Aku mohon kepada mu
Jangan jadikan hati ini membeku seperti batu
Hingga lupa akan rahmat mu ...
Penulis ,
Salamatul Mahbubah
Dengan Sepenuh Hati “
Jangan memuji kecantikan pelangi ...
Tapi pujilah keagungan ilahi
Yang telah menciptakan langit dan bumi
Jangan percaya dengan kata-kata pujangga ...
Tapi percayalah dengan kalam allah yang nyata
Jangan pernah merasa senang ...
Dengan selalu mengingat kekasih dunia mu
Tapi ingatlah dan sebutlah nama allah
Hingga hati mu terasa tenang
Jangan pernah sedih jika cinta mu di dustakan ...
Tetapi segeralah engkau bersedih
Jika pernah mendustakan allah
Jangan pula engkau minta cinta kepada penyair ...
Tapi mintalah cinta kepada allah
Yang memiliki cinta sejati
Cintailah allah dengan sepenuh hati ...
Agar engkau juga bisa mendapatkan cinta nya
Ya Allah yang maha penyayang
Aku mohon kepada mu
Jangan jadikan hati ini membeku seperti batu
Hingga lupa akan rahmat mu ...
Penulis ,
Salamatul Mahbubah
Hidup Dan Mati
Allahu Robbiyy
Saat Itu ...
Saat yang telah berlalu
Menambah ramai indah dunia
Menyusur sunyi relung hati
Dan akupun masih dalam pencairan ku
Allahu Robbiyy
Saat Ini ...
Saat yang sedang berlangsung
Bertanya hati dalam keraguan
Akankah diri masih dalam berpijak kaki
Esok cerah yang masih ku nanti
Allahu Robbiyy
Saat nanti ...
Saat yang akan datang
Beribu ragu.. Resah mendayu
Berjuta tanya mulai terasa
Akankah hidup masih menyapa akan hadirku
Allahu Robbiyy
Bilakah saat itu akan datang ...
Masihkah jiwa ini akan menikmati kecapan lembut halus mu
Dalam hidup ku menanti kematian
Tak tau kapan ajal menjelang
Ketika hidup menanti mati dan Ketika mati menjelang menyapa hidup
Saat pinta menyapa harap
Jadikanlah diri ini dalam naungan mu
Ketika ku harus menjalani nya ...
Penulis ,
Salamatul Mahbubah
Ya Rasulullah
Engkaulah mata air hati dan pikiran kami
Wahai teladan yang tak pernah padam
Ya nabiyallah , ya Habiballah ...
Betapa suci akhlak mu
Bagai cahaya kesucian al-qur’an
Hadirkan cintamu dalam ibadah kami
Ajarkanlah ketabahan mu dalam doa kami
Mengalirlah jihad mu dalam hati kami
Tumbuhkanlah akhlak mu dalam hidup kami
Ya nabi , Ya Rasulullah ...
Pujaan hati kami , kekasih allah
Penulis ,
Salamatul Mahbubah
Langganan:
Postingan (Atom)